10 Pemain Roulette Paling Terkenal

Kasino merupakan sebuah tempat yang dianggap surga bagi para pencinta permainan judi. Dan di dunia ini ada beberapa tempat yang dianggap sebagai surganya permainan judi. Sebut saja Las Vegas, Monte Carlo, dan Macau. Banyaknya ragam permainan yang ditawarkan merupakan alasan kenapa Kasino dianggap sebagai surganya judi. Di antara sekian banyak jenis permainan yang disediakan di Kasino, Roulette merupakan jenis permainan judi yang sangat digemari dan banyak penggemarnya. Ada banyak pemain yang mencoba peruntungan di meja Roulette. Ada yang gagal, tapi ada juga yang berhasil. Dan di antara pemain yang beruntung di atas meja Roulette, ada 10 orang yang paling terkenal. Berikut adalah 10 pemain Roulette paling terkenal.

Chris Boyd

Tahun 1991, Las Vegas kedatangan seorang pengembang perangkat lunak dari Inggris bernama Chris Boyd. Selama tiga tahun, Chris berhasil menyisihkan uang dari pekerjaannya sebagai pengembang. Dia berhasil memiliki tabungan sebesar $220.000. Chris lalu memutuskan untuk datang ke Las Vegas dan berniat untuk mempertaruhkan seluruh tabungannya dalam satu putaran permainan Roulette. Tentu saja dia kesulitan untuk mendapatkan Kasino yang bersedia menerimanya. Hingga akhirnya Binion’s Horseshoe Club bersedia menerima Chris untuk bermain Roulette di tempat tersebut. Sebenarnya Binion membatasi taruhan maksimal di $100.000. Tapi Chris Boyd mendapatkan pengecualian pada saat itu. Ditambah lagi, pihak Binion menggunakan Roulette Eropa untuk bermain. Artinya tidak ada “00” pada meja dan roda roulette.

Sebelum permainan dimulai, Chris mendapatkan beberapa putaran latihan di meja Roulette. Dan ketika putaran akhir dimulai, Chris memilih warna merah dan menaruh $220.000 tabungannya di meja Roulette. Ketika roda selesai berputar, bola jatuh tepat di atas 7 merah, yang membuat Chris Boyd pulang ke Inggris dengan membawa uang $440.000. Itulah permainan Roulette Chris Boyd yang pertama dan terakhir. Karena setelah kemenangan fantastis tersebut, dia bersumpah untuk tidak berjudi lagi seumur hidupnya.

Ashley Revell

Tahun 2004, Las Vegas kembali kedatangan satu orang Inggris lainnya bernama Ashley Revell. Walau nominal taruhan tidak sebesar Chris Boyd, tapi Ashley terbilang sangat nekat. Karena dia mendapatkan uang untuk bertaruh dari hasil menjual semua yang dia punya. Rumah, mobil, bahkan pakaian dia jual untuk mendapatkan uang sebesar $135.000. Uang tersebut dia pertaruhkan pada satu putaran Roulette di Plaza Hotel & Casino di Las Vegas. Seperti Chris Boyd, Ashley Revell bertaruh pada warna merah dengan seluruh uang miliknya. Dan kejadian akhirnya juga sama dengan apa yang dialami Chris. Bola jatuh pada angka 7 merah dan membuat Ashley pulang ke Inggris dengan kekayaan ganda.

Joseph Jagger

Masih dengan orang Inggris yang beruntung. Seorang pengusaha tekstil yang sangat sukses dari daerah Yorkshire bernama Joseph Jagger, pergi ke Monte Carlo di tahun 1881. Dari pengalamannya di bidang tekstil, Joseph paham kalau roda putar tidak sepenuhnya seimbang. Oleh karena itu dia memutuskan untuk membayar petugas di Kasino untuk mencatat hasil pengeluaran Roulette. Setelah satu bulan mempelajari meja yang ada di Kasino, akhirnya Joseph berhasil mendapatkan kejanggalan pada roda Roulette di Kasino. Ada beberapa angka yang frekuensi keluarnya sangat sering di atas rata-rata angka lainnya. Berkat data dan pengetahuan yang dia dapatkan, akhirnya Joseph memulai untuk bermain di meja Roulette. Dan benar saja, Joseph berhasil meraup kemenangan hingga $375.000. Angka tersebut kalau dikonversikan dengan zaman sekarang akan menjadi lebih dari lima juta dolar.

Charles Wells

Beberapa tahun setelah kejadian Joseph Jagger, seorang pria Perancis dari Paris bernama Charles Wells mencoba peruntungan di meja Roulette yang sama. Sebenarnya pihak Kasino sudah mencoba memperbaiki roda Roulette dengan mengatasai masalah keseimbangan roda. Akan tetapi ternyata permasalahan tersebut belum sepenuhnya teratasi. Charles Wells datang ke Kasino untuk bermain tiga hari berturut-turut. Dan Charles berhasil mendapatkan kemenangan hingga dua juta Franc. Bahkan ada beberapa sumber yang mengatakan kalau sebenarnya dia berhasil mendapatkan lebih dari itu. Charles Wells sendiri menjadi inspirasi lagu The Man who broke the Bank at Monte Carlo, karena di dua hari pertama dia bermain di meja Roulette. Pihak Kasino sampai harus menutup meja tersebut karena kehabisan uang di meja Roulette. Charles Wells sendiri sempat diperiksa oleh pihak Kasino karena dia dikenal sebagai tukang tipu di Paris. Akan tetapi pihak Kasino tidak menemukan fakta penipuan, dan diputuskan Charles Wells menang dengan cara yang benar.

Gonzalo Garcia-Pelayo

Yang satu ini merupakan seorang pria kelahiran Madrid, Spanyol. Pekerjaan aslinya adalah seorang produser rekaman. Gonzalo mulai bermain Roulette tahun 1990. Dia selalu berhasil menemukan kelemahan pada setiap roda Roulette yang terdapat di Kasino. Gonzalo berpendapat, selama roda Roulette masih dibuat manusia maka tidak akan pernah 100% sempurna. Sehingga pertanyaan yang keluar dari dirinya bukanlah “Adakah roda Roulette yang tidak sempurna?” Melainkan “Sejauh apa ketidak sempurnaan roda Roulette yang ada?” Gonzalo berhasil membuat sebuah model perhitungan komputer dari data keluaran Roulette. Dan meraih banyak kemenangan di meja Roulettre.

Dari Madrid, Gonzalo mencoba bermain di Las Vegas. Di sana dia berhasil memenangkan uang hingga satu setengah juta dolar. Semua itu dia dapat berkat model perhitungan komputer yang dia buat. Tahun 1995 pihak Casino Gran Madrid menuntutnya ke pengadilan dengan dakwaan penipuan di meja Roulette. Pihak Kasino menduga Gonzalo bermain curang untuk mendapatkan kemenangan. Keputusan pengadilan baru ada di tahun 2004. Pengadilan memutuskan bahwa Gonzalo menang dengan cara yang legal.

Pedro Grendene Bartelle

Pada tahun 2017, di Conrad Hotel Uruguay. Seorang pengusaha asal Brazil bernama Pedro Grendene Bartelle kedapatan sedang bermain di meja Roulette. Kasino mendadak menjadi lebih riuh. Hal ini disebabkan Pedro bertaruh $100.000 untuk single number bet. Pedro bertaruh untuk angka 32. Dan ketika roda Roulette berhenti berputar, bola menunjukkan angka 32. Jelas saja hal ini membuat riuh suasana Kasino di Hotel Conrad. Karena artinya Pedro baru saja memenangkan uang sebesar tiga setengah juta dolar. Karena taruhan untuk single number bet bernilai 35:1.

Sir Philip Green

Tahun 2004, sebuah Kasino ekslusif di London diguncang karena seseorang melakukan penarikan dua juta dolar dalam semalam. Orang tersebut bernama Sir Philip Green. Seorang taipan ritel di bidang fashion yang sangat ternama di Inggris. Dari laporan yan didapatkan, Philip bertaruh $10.000 untuk tiap putarannya. Dan malam tersebut ternyata merupakan malamnya Philip Green. London Clubs International  sebagai pemilik Kasino Les Ambassadeur’s Club menyatakan. Tahun 2004 mereka mengalami penurunan pendapatan sebesar 45% bila dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya. Penyebab utamanya tentu saja kemenangan besar Sir Philip Green. Bahkan dari sumber yang lain dikatakan, sebenarnya Philip juga memenangkan satu juta dolar di hari yang berbeda masih di tahun yang sama.

Mike Ashley

Nama ini tentunya sudah tidak asing bagi para penggemar Newcastle United. Sebuah klub sepak bola liga Inggris yang bermarkas di St. James Park. Mike Ashley merupakan pemilik dari klub tersebut sejak 2008. Di tahun yang sama, Mike pergi ke sebuah Kasino di daerah Mayfair. Mike hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit di meja. Dia bertaruh complete bet di angka 17 dengan total nilai 480.000 Poundsterling. Setelah itu dia berhasil membawa pulang uang senilai 1,3 juta Poundsterling. Percaya atau tidak, tapi angka 17 merupakan angka favorit dari Mike Ashley.

Christian Kaisan

Pria dengan julukan The Saxon ini aslinya adalah warga negara Jerman Timur (sebelum Jerman bersatu). Christian memulai kariernya sebagai pemain judi pada akhir 1960-an. Bahkan dia berhasil menemukan sebuah permainan dadu dengan nama Kai San. Tahun 1981 dia memutuskan untuk pindah ke Hamburg dan mulai melakukan observasi mengenai Roulette. Tahun 1984 Christian akhirnya menemukan Kesslgucken Roulette Method, dan memutuskan untuk langsung mencoba metode tersebut. Christian mengeklaim berhasil mendapatkan 70.000 Mark atau senilai 35.000 Poundsterling sekarang di enam minggu pertamanya dia bermain. Dia juga mengaku mendapatkan 500.000 Mark di Australia dalam waktu tiga hari, dan 126.000 Mark di Copenhagen dalam satu hari. Christian kemudian memutuskan pensiun setelah dia mendapat pelarangan bermain di banyak Kasino di dunia.

Sean Connery

Untuk banyak orang, pria yang satu ini disebut sebagai James Bond yang sesungguhnya. Karena dianggap dialah pemeran James Bond terbaik sepanjang masa. Layaknya pada film James Bond yang selalu melibatkan Kasino, Sean Connery juga pernah mengadu peruntungan di meja Roulette. Tahun 1963 dia mengunjungi sebuah Kasino di Saint-Vincent, Italia. Sean bertaruh lima kali di meja Roulette untuk angka yang sama. Angka tersebut adalah 17. Dua putaran pertama bola tidak mendarat di angka yang diharapkan oleh Sean. Namun, di putaran ketiga, bola menunjukkan angka 17. Sean memutuskan untuk tidak mengambil uang tersebut dan bertaruh di angka yang sama. Ternyata angka 17 keluar lagi. Dia ulangi sekali lagi untuk tidak mengambil uang di meja dan bertaruh untuk angka yang sama. Kemudian bola berhenti di angka 17 lagi untuk yang ketiga kalinya. Keberuntungan yang luar biasa bagi Sean Connery malam itu. Dan dia berhasil membawa uang sebesar 27.000 Poundsterling.