Sejarah Sabung Ayam di Filipina

Sabung Ayam merupakan salah satu jenis permainan judi yang memanfaatkan hewan sebagai media bermainnya. Dalam hal ini sudah sangat jelas kalau ayam adalah media bermainnya. Apabila kita berbicara mengenai kapan dan di mana pertama kali permainan Sabung Ayam dimainkan. Maka akan banyak versi yang akan muncul dan akan menjadi bahan perdebatan yang tidak ada habisnya. Tapi yang pasti, banyak orang setuju kalau permainan Sabung Ayam ini sudah dimainkan sejak 6.000 tahun yang lalu.

Di benua Asia sendiri, Sabung Ayam sudah menjadi budaya di beberapa negara. Sebut saja Cina, India, Indonesia, Thailand, dan Filipina. Negara-negara ini merupakan negara di mana Sabung Ayam menjadi budaya yang turun temurun dan zaman nenek moyang mereka. Bahkan negara-negara inilah yang dikenal sering menghasilkan bibit unggul jenis ayam petarung yang nantinya akan dipertandingkan di arena Sabung Ayam.

Dari semua negara yang tadi disebutkan, hanya ada satu negara yang sampai saat ini masih terus menjalankan permainan Sabung Ayam. Negara tersebut adalah Filipina. Bahkan di negara Filipina inilah, judi Sabung Ayam dilegalkan bahkan hingga dilindungi oleh pemerintah Filipina. Permainan judi Sabung Ayam disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi Filipina, yang kemudian disiarkan secara streaming oleh para penyedia jasa Sabung Ayam online.

Seperti halnya sejarah Sabung Ayam di dunia. Awal mula Sabung Ayam di negara Filipina juga belom pasti hingga kini. Namun, ada satu catatan dari kesaksian Fernáo de Magalháes, seorang pria Portugis yang melayani raja Spanyol. Magalháes atau yang lebih dikenal dengan nama Ferdinand Magellan mendarat di negara Filipina pada tahun 1521. Dan pada saat itu dia menemukan masyarakat Filipina sudah melakukan permainan Sabung Ayam. Magellan melihat masyarakat bermain di tempat-tempat keramaian seperti pasar atau dekat pelabuhan. Sayangnya tidak ada informasi yang menjelaskan, apakah saat itu sudah ada penggunaan mata pisau di kaki ayam atau belum. Dan juga tidak ada informasi yang memadai mengenai jenis ayam yang digunakan dalam permainan Sabung Ayam tersebut. Tapi yang jelas, dengan adanya keterangan dari Ferdinand Magellan. Artinya praktik permainan Sabung Ayam sudah ada di negara Filipina sebelum Spanyol menjajah Filipina.

Pada tahun 1888 Spanyol mengalami kekalahan perang dari Amerika. Sebagai kompensasinya, mereka harus menyerahkan Filipina ke tangan Amerika Serikat. Setelah itu Amerika Serikat secara resmi menduduki negara Filipina. Dan seketika itu pula terjadi asimiliasi budaya di Filipina. Budaya Hackfight Amerika Serikat dibawa oleh pasukan Amerika Serikat ke Filipina dan digabungkan dengan Sabong ala Filipina. Sebenarnya baik Hackfight maupun Sabong hanya beda di sebutan saja. Sedangkan inti dari permainannya tetap sama, Sabung Ayam. Yang terlihat membedakan dari dua permainan tersebut adalah jenis ayam yang digunakan untuk bertanding. Sabong menggunakan ayam lokal dari Filipina, sedangkan Hackfight menggunakan jenis ayam Texas Gamefowls.

Jenis ayam Texas Gamefowls sendiri pada awalnya tidak banyak dimiliki oleh masyarakat Filipina. Karena harga dari ras ayam tersebut memang sangatlah mahal. Jadi, hanya masyarakat tertentu saja yang dapat memilikinya. Hal ini jelas menimbulkan kecemburuan di kalangan menengah ke bawah. Imbasnya, banyak terjadi pencurian telur ayam di peternakan yang tidak memiliki sistem keamanan yang baik. Hal ini akhirnya menjadikan adanya ras ayam baru di Filipina. Telur-telur yang dicuri tersebut di kemudian hari ditetaskan, dipelihara, dan disilangkan dengan ayam asli dari Filipina. Hingga saat ini, ayam yang ada di negara Filipina terkenal tangguh berduel di arena sabung ayam. Hal ini mungkin disebabkan oleh perpaduan kelincahan ayam asli Filipina dan kekuatan ayam Texas Gamefowls. Kombinasi keunggulan tersebut menghasilkan ras ayam yang lincah dan kuat di arena sabung ayam.

Pada perkembangannya, Sabong justru tetap eksis hingga saat ini. Sedangkan Hackfight sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat Amerika Serikat. Hal ini karena banyaknya peraturan di Amerika Serikat yang melarang sabung ayam atau kegiatan apa pun yang dinilai menyakiti hewan. Bahkan permainan Sabung Ayam di Filipina saat ini menjadi bisnis primadona yang bisa menghasilkan miliaran Rupiah. Selain dijadikan bisnis perjudian, permainan Sabung Ayam juga biasanya dijadikan agenda oleh pemilik biro pariwisata di Filipina. Turis-turis yang berkunjung ke Filipina biasanya akan diagendakan untuk menyaksikan Sabong. Karena memang keberadaan permainan Sabung Ayam legal sudah sangat jarang di atas muka bumi ini. Dan Filipina merupakan negara yang masih melestarikan permainan ini. Selain itu Filipina juga sukses mengadopsi budaya menjadi bisnis yang menggiurkan.