Skandal Baccarat Kerajaan

Judi merupakan sebuah permainan yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Banyak sekali orang dari berbagai penjuru dunia yang gemar bermain judi tanpa melihat status sosial. Walaupun memiliki jumlah penggemar yang sangat banyak, bukan berarti tanpa hambatan dan halangan. Ada kalanya permainan judi dikategorikan sebagai permainan ilegal di seluruh dunia. Dan tidak jarang juga ada kejadian-kejadian besar yang melibatkan perjudian di dalamnya. Seperti yang terjadi pada akhir abad ke-19 di tanah Britania. Sebuah skandal terjadi dan melibatkan permainan Baccarat dan keluarga kerajaan. Kejadian tersebut dikenal sebagai Skandal Baccarat Kerajaan atau Royal Baccarat Scandal.

Saat itu bermain Baccarat merupakan sebuah kegiatan ilegal di Inggris. Tapi hal tersebut justru sering dilakukan oleh para bangsawan. Pangeran Wales saat itu yang juga merupakan calon Raja Edward VII ke depannya, merupakan salah satu bangsawan yang gemar bermain Baccarat. Dan dia sering bergabung bersama bangsawan lainnya untuk bermain Baccarat dalam sebuah pesta. Salah satu pesta yang dihadiri dan nantinya akan menjadi sebuah masalah besar diselenggarakan pada tanggal 8 September 1890. Pesta tersebut diadakan di Tranby Croft. Selain sang pangeran, hadir pula Sir William Gordon-Cumming yang merupakan seorang tentara kerajaan dalam permainan Baccarat tersebut. Saat itu beberapa tamu melihat Sir William bermain curang dalam bermain Baccarat. Sir William dianggap menambahkan chip taruhannya saat dia menang, dan mengurangi chip taruhan saat dia kalah. Pada tanggal 10 September beberapa tamu yang hadir di pesta tersebut menemui Sir William. Dan pada akhirnya Sir William mengakui kalau dia berbuat curang. Dia menandatangani perjanjian yang isinya berbunyi dia tidak akan pernah bermain judi lagi. Para tamu tersebut setuju untuk merahasiakan kejadian ini.

Walaupun menjadi rahasia, tapi kejadian ini sangat cepat menyebar di kalangan bangsawan. Hanya saja kabar yang ada menjadi melenceng dari kejadian aslinya. Seolah-olah Sir Willam berniat untuk membuat sang pangeran bangkrut. Hal tersebut membuat Sir Willam dijauhi dari lingkungan sosialnya. Karena merasa nama baiknya dicemarkan, Sir William akhirnya mengajukan gugatan ke pengadilan. Setelah gugatan tersebut, kabar tersebut akhirnya menjadi konsumsi publik dan dinamai Skandal Baccarat Kerajaan. Sang Pangeran datang ke pengadilan untuk menjadi saksi mengenai kejadian yang sebenarnya. Akhirnya dengan terpaksa sang pangeran mengakui kalau dia bermain Baccarat bersama bangsawan lainnya. Yang sebenarnya merupakan tindakan melawan hukum pada saat itu.

Satu-satunya hal yang membuat Sir William senang adalah, dia berhasil membersihkan nama baiknya. Kesaksian dan bukti surat yang ditandatanginya membuat dia dikeluarkan dari ketentaraan. Skandal Baccarat ini sempat disebut beberapa kali dalam film James Bond.

Permainan Baccarat diakui sebagai jenis permainan judi yang banyak penggemarnya. Tidak heran kalau jenis permainan ini dimainkan oleh berbagai kalangan. Bahkan seorang pangeran bisa terlibat skandal karena tidak mampu menahan hasrat bermain Baccarat. Bagi Anda yang ingin bermain Baccarat tanpa terlibat skandal. Anda bisa klik di sini untuk bermain Baccarat dengan aman dan nyaman. Dan ingatlah untuk selalu bermain dengan bijak dan bertanggung jawab.