Martingale, Strategi Roulette yang Mengandalkan Keberanian

Selama bertahun-tahun, para penjudi telah mencari cara untuk memprediksi hasil permainan rolet. Para penjudi ini mengadopsi strategi yang sangat kuno dan dikenal sebagai strategi taruhan Martingale. Martingale merupakan salah satu strategi yang paling disukai dan sering digunakan oleh para pemain rolet.

Apa Strategi Taruhan Martingale itu?

Martingale bukanlah fenomena baru dalam dunia perjudian. Strategi ini diyakini pertama kali muncul di Prancis pada abad ke-18. Martingale diambil dari nama John Henry Martingale, pemilik rumah judi yang sangat terkenal di Inggris kala itu. Kemudian strategi ini digunakan dalam sebuah permainan yang bernama ‘heads or tails’ (‘kepala atau ekor’).

Dalam permainan tersebut, sebuah koin dilempar setelah dua orang pemain memilih gambar kepala atau ekor di koin dan memasang taruhan pada pilihan mereka. Sistem taruhan Martingale dikenal sebagai sistem progresif di mana pemain menggandakan taruhannya bahkan ketika kalah. Gagasan di balik pemikiran ini adalah bahwa kekalahan tidak akan berlanjut tanpa batas waktu dan cepat atau lambat pemain akan menang dan memulihkan keadaannya.

Ide utama dalam strategi ini adalah pemain harus menaikkan taruhannya sebesar dua kali lipat ketika mereka kalah dan menurunkannya ke awal ketika mereka berhasil menang. Di zaman yang lebih modern, strategi ini telah digunakan oleh para penjudi dengan tujuan membatasi jumlah kerugian yang berpotensi dialami seorang pemain saat memainkan permainan rolet. Strategi ini sebenarnya sangat sederhana sehingga sangat cocok digunakan oleh pemula.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Walaupun bandar tetap memiliki kemenangan dalam gim rolet, para pemain masih dapat mengambil keuntungan dengan menerapkan strategi Martingale. Strategi ini bekerja dengan baik bagi taruhan luar dengan peluang 50 : 50. Ini termasuk taruhan genap ganjil, tingi rendah, dan merah hitam.

Dalam rolet Eropa di mana terdapat nol tunggal, Anda memiliki probabilitas sekitar 48,65% sedangkan rolet nol ganda seperti versi Amerika, probabilitasnya adalah sekitar 47,36%. Jadi, Anda hampir memiliki peluang yang sama untuk menang ketika memainkan salah satu taruhan.

Strategi Martingale membutuhkan pertahanan taruhan yang sama di seluruh putaran permainan. Sebagai contoh, Anda bertaruh pada merah, maka Anda harus meningkatkan taruhan dengan menggandakannya pada setiap putaran hingga Anda menghasilkan kemenangan. Mula-mula Anda akan menempatkan taruhan yang relatif kecil dan kemudian digandakan pada putaran berikutnya walaupun Anda mengalami kerugian di putaran sebelumnya. Dengan kemenangan yang akan Anda dapat nanti, diasumsikan Anda akan mendapatkan kembali modal awal yang hilang hingga akhirnya mendapatkan keuntungan.

Taruhan minimal dalam game judi rolet adalah jumlah yang biasa disarankan untuk memulai strategi Martingale. Contohnya, jika taruhan minimal yang diizinkan dalam permainan adalah Rp. 20.000, maka strategi taruhan yang ditetapkan Rp. 20.000 (putaran awal), Rp. 40.000 (putaran ke-2), Rp. 60.000 (putaran ke-3), dan seterusnya. Mari kita asumsikan bahwa Anda menang setelah putaran ke-5, maka Anda tidak perlu menggandakan taruhan pada putaran ke-6, tetapi menempatkan taruhan seperti awal putaran yaitu Rp. 20.000.

Jenis Strategi Taruhan Martingale

Terdapat beberapa variasi dari strategi taruhan ini dan masing-masing di antaranya menawarkan berbagai peluang dalam permainan judi online.

  • Mini Martingale

Pada variasi ini ditetapkan batasan dalam penggandaan taruhan. Hal ini dianggap sebagai hal yang penting karena membantu Anda terhindar dari kekalahan dalam jumlah besar. Mini Martingale juga dianggap dapat bekerja lebih baik daripada strategi awal jika Anda memiliki waktu yang terbatas. Pada dasarnya, dalam variasi ini pemain hanya kehilangan uang secara perlahan dan dibatasi.

  • Great (Grand) Martingale

Grand Martingale adalah versi yang lebih agresif dari strategi awal. Strategi ini diciptakan sangat khusus untuk pemain yang mencari cara untuk mengatasi salah satu kelemahan dari strategi awal. Aturannya sedikit berbeda, pemain diharuskan menggandakan taruhan ketika kalah, juga diminta untuk menambah jumlah taruhan tidak hanya dua kali lipat saja. Tujuan dari taruhan ini adalah ketika seorang pemain akhirnya berhasil menang, mereka seharusnya telah mendapat hadiah yang lebih besar dan bisa bertaruh kembali seperti jumlah taruhan awal.

  • Anti Martingale atau Reverse Martingale

Variasi ini dikenal paling aman. Dasar dari variasi ini adalah pemain diharuskan untuk menggandakan taruhan ketika mendapatkan kemenangan, bukan saat kalah. Namun pemain harus tetap waspada dan dapat bermain dengan bijak agar tahu kapan waktu yang tepat untuk berhenti dan tidak rugi karena tidak ada yang bisa menjamin bahwa kemenangan akan didapatkan kembali pada putaran berikutnya

Game judi yang Dapat Menerapkan Martingale

Selain rolet, strategi Martingale dapat pula diterapkan pada game judi lainnya. Menurut beberapa pakar, pemain yang menggunakan strategi ini dalam permainan Craps akan memberikan tepi rumah terendah. Tentu saja pemain harus selalu ingat bahwa tidak ada bandar judi yang tidak memiliki tepi rumah, tetapi hal ini bisa Anda dapatkan dengan menerapkan Martingale.

Selain Craps, game judi bakarat juga dapat menggunakan strategi ini. Ini berarti ketika digunakan dalam bakarat, pemain dapat menghasilkan kemenangan besar dengan mudah. Namun tetap saja Anda harus menyadari bahwa Anda bisa masuk ke dalam kekalahan beruntun pula.

Jika diterapkan dalam Blackjack, Martingale dapat terlihat seperti strategi yang samar-samar sehingga membuatnya menjadi salah satu strategi yang paling sering digunakan pemain. Prinsip utamanya sama seperti Martingale yang telah dijelaskan sebelumnya. Kemungkinan pemain untuk mengalahkan tepi rumah dan menghasilkan keuntungan yang besar diyakini dapat terjadi ketika Anda menerapkan strategi ini.